Sabtu, 11 Februari 2012

KISAH SECANGKIR TEH


A    : Lagi ngapain sih?
B    : Lagi ada training nih..
A    : Training apaan? Training Muda Mulia
B    : Emang ngaruh?
A    : Ngaruh, luar biasa malah
B    : Masa? Paling ngaruh seminggu aja?
A    : Sok tau, makanya ikut dulu, baru komentar.

Sering mengalami dialog yang yang ada seperti diatas? Si A tertutup terhadap hal-hal baru, Si B senang menemui hal-hal baru bahkan ikut terlibat didalamnya. Hal-hal baru yang kita temui dapat berupa apa saja. Tidak ada yang pasti dalam perubahan, tapi perubahan itu pasti. Perubahan dapat terjadi dalam bentuk apapun, salah satunya adalah ilmu.
Seseorang yang ingin berkembang menjadi lebih baik dalam hidupnya harus mencari setiap ilmu-ilmu baru. Seseorang yang tertutup terhadap ilmu-ilmu baru akan sulit berkembang bahkan tidak dapat menjalani kehidupannya karena ia tidak mengerti ilmu kehidupan. Ilmu kehidupan tidak dipelajari disekolah, sehingga orang-orang yang ingin mempelajarinya harus belajar secara langsung dari guru kehidupan. Menjadi seorang guru kehidupan tidak ada universitasnya, mereka yang menjadi guru kehidupan adalah orang yang menjalani dan begitu mengerti tentang hidupnya. Guru kehidupan belum tentu sesorang yang terkenal, mereka yang menjadi guru kehidupan adalah yang telah mengalami hal-hal luar biasa sehingga menyadari bahwa hidupnya berarti.
Tentunya setiap orang ingin menjadikan hidupnya berarti. Jika hidupnya 100 tahun setiap orang menginginkan 100 tahun itu berarti. Untuk itu, kita harus selalu belajar dan tidak menutup diri terhadap pembelajaran baru. Namun, manusia seringkali merasa sebagai makhluk Tuhan yang paling hebat. Sedikit belajar akan membuat mereka merasa paling pintar dan bijaksana, padahal di luar sana masih banyak orang lain yang luar biasa tetapi hidup dengan kesederhanaanya.  
Ada sebuah kisah di negeri Cina tentang seseorang yang ingin mempelajari suatu ilmu. Dari berbagai macam ilmu hanya satu ilmu yang belum dikuasainya. Akhirnya iapun berangkat untuk mencari gurunya. Saat bertemu dangan gurunya, iapun menyatakan maksudnya yang ingin mempelajari ilmu tersebut. Guru yang baik hati itupun tidak sungkan untuk mengajarkannya. Setelah sekian lama orang tersebut tidak kunjung menguasaai ilmu tersebut, waktu berganti hari, bulan, bahkan tahun. Suatu sore, guru dan murid tersebut sedang minum teh. Sang guru menuangkan teh di cangkir muridnya. Walaupun cangkir muridnya sudah penuh, guru tersebut tidak berhenti menuang teh sehingga tehnya tumpah hingga membasahi meja.
“Guru, teh ini sudah cukup, mengapa engkau terus menuang teh kedalam cangkir ini hingga teh tumpah?”
“Wahai muridku, kira-kira seperti inilah perumpamaan dirimu. Aku terus mgisi ilmu kedalam dirimu tetapi dirimu sudah dipenuhi oleh ilmu-ilmu yang kau miliki sehingga ilmu yang kuberikan padamu tidak pernah mauk”
“Maksud guru?”
“Kosongkan dulu cangkir tehmu sehingga aku dapat memberimu limu baru, rendah hatilah, jangan sombong”
Kisah diatas adalah perumpamaan pada diri kita yang terkadang merasa paling pintar, paling benar, paling bijaksana sehingga kita menutup diri terhadap ilmu baru, malas belajar, membaca, menerima nasihat orang lain, tidak mau ikut seminar dan training dan sebagainya.
Trainig Muda Mulia adalah salah satu tempat kita belajar. Kita tidak harus di Drop Out untuk tahu betapa perihnya saat di keluarkan dari universitas, sakitnya hati orang tua kita, saat tumpuan harapannya dikeluarkan dari universitas. Disini ada sharing pengalaman, oran-orang yang luar biasa yang ingin keluar dari himpitan kehidupannya, kemalasan, hinaan, penolakan yang sering terjadi dalam kehidupan kita. Pengalaman yang akan kita dapat bukan hanya dari pembicaranya, bahkan orang-orang di belakang layar Training Muda Muliapun mempunyai pengalaman luar biasa. Kalau ada 300 orang yang hadir dan jadi peserta semuanya pasti memiliki pengalaman yang luar biasa baik menyenangkan maupun menyedihkan. Untungnya, tidak semua pengalaman menyedihkan harus kita alami sendiri, ada orang yang mau sharing tentang hal tersebut agar kita tidak ikut mengalaminya. Begitu pula dengan pengalaman menyenangkan, ada banyak orang yang akan share agar kita bisa mengalaminya. Dalam training ini, ilmu tidak hanya berasal dari guru, bahkan dari orang-orang di sekeliling kita. Tulisan ini adalah hasil belajar dari training tersebut, belum sempurna memang tapi ini adalah aksi dari passion. Menikmatinya adalah kebahagiaan yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata.





Kapan training ini diadakan?
Training Muda Mulia Angkatan 2 akan diadakan 2 Juni dan 3 Juni 2012
Bagaimana bila saya tidak dapat hadir padahal tiket sudah dibeli?
Jangan khawatir, tiket masih dapat dipakai oleh orang lain, apalagi orang yang kamu sayangi
Bagaimana cara mendaftar training ini?
Tiket early bird dapat didapatkan dengan menghubungi CP: 08562045250

No.    Harga Tiket    Tanggal berlaku
1    Rp 290.000,-    11 Februari - 29 Februari 2012
2    Rp 340.000,-    1 Maret -31 Maret 2012
3    Rp 390.000,-    1 April -30 April 2012
4    Rp 440.000,-    1 Mei -31 Mei 2012
5    Rp 490.000,-    1 Juni- 2 Juni 2012

*dapatkan voucher potongan harga Rp 50.000,- 

Mau tahu lebih banyak tentang training ini?
Saya akan kirimkan informasi dan alasan kenapa traing ini begitu luar biasa menginspirasi.
Hubungi Cp: Chysta (08562045250)
Atau kirim email ke chystatilke@yahoo.com

Jumat, 23 Desember 2011

CAT’S FAMILY



The cat’s family live under the car. I don’t know exactly where they sleep. I found them in the hospital porch, near parked car. I think they consist of father, mother, and two children. Their color are blonde and white.
I saw the kids play between the car. I don’t know wether they girl or boy. Hmm.. what are they played? They play with the wheel, bite machine of motorcycle, and their mother’s tail. Sometimes mother play with the kids. Father like usual, feel safe at his place, he did’t move at all. Even if the kids were so funny. The kids run, sometimes try to stand and maybe talking.
Life can be so fun for people who choose to be fun. Life can be so boring for people who choose to not do anything. Why life can be so fun? Animal like cats feel life is fun because they make everything can be played. Wheel which is not good at all, machine which smell’s not good. We won’t feel life is fun when we waiting for perfection. The cats never feel fun if they wait the wheel of the car soft and full of fur, or if they wait the machine smell like fish, or if their mother’s tail change into wool. Just like our life, thinking and waiting too much never make our life better and funnier. I wanna be kids again who always choose to make life fun and full of experience.    

Jumat, 16 Desember 2011

WHO SAYS THAT HUMAN NEEDS OTHER HUMANS


Penyakit manusia yang membuat dunia sendiri dalam kepalanya, mencintakan masalahmasalahnya sendiri, terpuruk di dalamnya, lalu menyelesaikan masalah-masalahku, sambil tertawa-tawa, juga sendirian -Andrea Hirata-

Human makes their own life in their head, create their problems, falling down in their problems, then solve the problems, laughing and alone.

I really like that illness, mental illness number 16. As a real situation it’s perfect. It happen to every people consciously or no. Let me be the model. I make my own life in my head. There’s my real life with my family and friends. But that life isn’t made by me. It’s made by my family, my friends, unknown people, and me. I can’t make my own decision without influence others. So, my own life that made by me is only in my head. I’m free in my head, I won’t get hurt, I can create my dream, I can create my story, added with problems as a seasoning but there always problem solving. I’m falling down in my problems, sometimes smile, excited, thinking, even crying. Its weird, I like crazy people, doing everything by myself. I love to be me, I can create my face, I can create my boyfriend, I can create my career. God is fair. There’s real life that can’t be controlled and there’s unreal life that can be controlled and it’s only in my head and alone. 

Senin, 12 Desember 2011

NOTES from TEDx ITT


Passionately Curious, where is the direction?

Deni Sugandi - Pinhole Photographer
The most priceless camera is made by yourself. Pinhole camera looks like a gift. You don’t know what is in the box. I’ve taken a photo from my tin can camera before and absolutely surprising. Using this camera just like your life. You don’t know what will happen next but there will always be strategy to make it better. First, you make the camera, it means you make the plan of your life. Second, you take the picture, it means you start your life. Third, you print the photo and surprise!!! You get what you never imagine. Sometimes the photo bad or it can be so good, amazing. From bad photo you can get new experience, what will you do next to get better even amazing photo. I’m sure you will have willingness to try again, to begin new experience. Just like your life, just learn from your failure. And there will always be surprise.
So, I have my own quote: The most priceless life is made by yourself.

Suyanto - Artificial Intellegence Expert
Students have a simple wish to the lecture, they want to be supported not pressured.
ICT is not my field, but I love education. And I respect to all people who love education too. I never know Mr. Suyanto before but I’m sure there always hero for students and he is the hero for ICT students. He choose to be involved in education than working for money at great company. When he was a student, he thought that he took wrong field, ICT. Maybe, that is happen to us, the students. Much questions, am I love my field? Is my parents like what I’ve choosen? Can I be success in my future? Who am I? That questions will happen again and again till we find our passion. There will a proccess till we reach that point, just enjoy it. 

DreamBender
Speechless seeing this team, look what they’ve done. ICT is not an interesting field for me but when see dream bender, I just wanna say ICT is great. They passionately find their passion. They teach us to be sensitive from problem around us. Helping deaf persons is their purpose first but they really help with easy way. It’s easy and interesting. And last, hmm.. Im speechless.............................................................. ......................................................................................................................................................................    

Anantya van Brockhorst - Girl In Tech Indonesia
She is a simple girl and kind girl. She has passion in ICT (again) but she just a girl. Previously, it weird, a girl who love sit infront of computer, hours, forget to eat or take a bath. Now, it is usual, find a girl in digital world. Digital world is her passion and she told us how to find it. First is find person who you really admire. Second is find person to share. Third is have a big curiosity. Fourth is share interest to closest person. I’ve done your secret and the result is day after day I’m passionate to learn new things.

Aghnie Hasya Rief - Young Change Maker
Hearing what she’s done is make me shy. What I’ve done at junior and senior high school? Ask money from my parents? Absolutely. She think not only to earn money for herself but also earn money to give her friends book. Her idea is simple but relly hard for people who is not passionate about it, a garage sale. She is also think about women in her environment. How to make their productive, to earn money by themselves., not an ordinary house wife who just make gossips . One thing that I’ve learned from her, maturity of people can’t be measured by their age.      

Mesty Ariotedjo - Full Time Medical Student, Part Time Musician And Model
She is really an amazing girl, who have big curiousity, much passion and she did all what she love. When I know what she has done, I think maybe she have 50 hours a day. But not, she just like us, having 24 hours a day. Many people have reason that they don’t have enough time to do something, so the question is, why some people can’t and the others can? Maybe, to answer the question we can take the mirror and ask. When it can be answered by the person in the mirror so the person who stand out of the mirror can do too. Desirability to make ourself better.  

Ginan Koesmayadi - Social Activist
He is a social activist who not showing sadness or hopeless from the world he involved. He make everybody smile and laugh and smile and lots of laugh again. He is simple, want to help everyone, and smile and laugh. He is an educator but not in formal institution or in class. He educate in social interaction between HIV persons and society, so there is no discrimination anymore. His passion is football. So interesting, listen what he has planned to make change through football, a simple thing. He makes eveybody smile and laugh, he don’t know what he have to talk about, he think 18 minutes is long time to speak. If you remeber him, you just want to smile and laugh.

Sabtu, 29 Oktober 2011

I FEEL ALIVE IN MY LAST YEAR

I just know that learning is cheap. I always say before that seminar, workshop, discussion with famous people is expensive. Famous people seems amazing, their story, their experience, something that I haven’t done yet. I just realize that story and experience can be found from ordinary people, my friends, my teacher, even people that I’ve known before. Knowledge is eveywhere, cheap, free, and easy. Since now, I won’t say that knowledge is expensive again. Knowledge is cheap when we know how to reach it. I’ll tell how we’d get free knowledge, that is knowing new people and knowing people better.

It’s beginning from TEDx Bandung. My dream, meeting famous people is come true. I get much knowledge. I learn to know new people, that event ‘coercing’ me to know new people. It’s very exciting, hmm.. shaking hand with new people. I know, I can’t know every people in that event but it’s not bad for the beginning.

Then, there is UPI Expo, very exciting and it’s free. TEDx makes me exciting about learning new things. A little bit regret because i was late for the first session. But scholarship is really my dream, very especially in Europe. I don’t know why, I can’t explain it just love it. Yes, it’s like falling in love, I feel very exciting to talk about it because it is love, it will be different if it’s math, I can explained it easily. After that event, I know where to go to find ticket to Germany. Germany will wait for me. This event also makes me realize about myself. I’m too shy to realize that I want scholarship that I never try. It was relly my biggest regret. This last year is the only chance that I have. Everything is possible, include the scholarship, no reason for difficult bureaucreacy (omg, I just know the spelling), unqualify TOEFL, and other reasons.

Another free event is The Power of Kepepet. Yeah, entrepreneur can be made, by system or by perforce or ‘kepepet’.

The more we meet amazing people, the more we know everything is possible.

Why I use english for my notes? Because I am learning.

I write this note when I was busy to finish my assignment, making an entrepreneur book. I can’t stop the passion, it is more exciting than copy, paste, and edit a boring book. Why I started? Hmm.. I just watch face to face with Desy Anwar and the speaker is Tony Buzan, a mind mapping inventor. He told about the miracle of our brain. His words that I think the best is “Brain loves learning. Brain is designed to learn. Without learning, our brains will not survive.” Because I love my brain, I let my brain learning and try new things.

Jumat, 14 Oktober 2011

an amazing vision

Meksiko Kenalkan Pencakar Bumi
Saturday, 15 October 2011
MEXICO CITY – Umumnya orang lebih bangga ketika membangun gedung pencakar langit. DiMeksiko, ada orang yang lebih bangga ketika merancang gedung pencakar bumi.

Gedung yang akan dibangun ini justru terpendam ke bumi dengan bentuk piramida terbalik. Gedung piramida terbalik itu akan terbenam sedalam 300 meter di bawah permukaan tanah Mexico City. Gedung itu terdiri atas 65 lantai, didesain khusus untuk mengurangi jumlah bangunan pencakar langit di kota itu.

Dengan struktur piramida terbalik gedung ini menembus tanah di ibu kota Meksiko. Siapa pun yang menempati gedung tersebut akan merasakan pengalaman baru tinggal di lubang bumi. Gedung pencakar bumi itu diperuntukkan sebagai tempat tinggal, pusat perbelanjaan, dan sebuah museum. Ada 35 lantai untuk perkantoran. Gedung itu ditutupi kaca seluas 240 meter persegi untuk menyaring cahaya alami dari matahari.

Dalam desain gedung itu dipasangi bendera Meksiko. Perancang gedung piramida terbalik, Esteban Suarez dari BNKR Arquitectura, mengklaim bangunan itu juga akan menjadi pusat budaya baru.Ide rancangan gedung ini muncul karena sulitnya mencari lahan kosong di Mexico City. Padahal, kota ini masih membutuhkan infrastruktur, kantor, ritel, dan ruang tinggal baru.

“Hukum federal melarang menghancurkan ge- dung-gedung bersejarah dan peraturan batas ketinggian struktur baru hanya sampai delapan lantai,”keluhnya seperti dikutipThe Sun. Menurut Suarez, pusat sejarah kota dalam kondisi yang mengkhawatirkan dan perlu ditata ulang.Tapi semua pihak bingung di mana menempatkan berbagai benda bersejarah. Karena itulah muncul gagasan membangun gedung menembus bumi.

Gedung pencakar bumi mampu menyelamatkan ikon taman kota dan memberikan struktur hierarki yang berbeda dengan gedunggedung di sekitarnya. Suarez menjamin tidak akan ada hambatan dalam hal pencahayaan. Dia menegaskan, semua orang akan mendapatkan pencahayaan yang cukup dan fasilitas ventilasi udara yang sehat.

“Dengan atap kaca semua penghuni gedung pencakar bumi mengetahui apa yang terjadi di atas,”tuturnya. Menariknya, gedung piramida terbalik itu juga bakal dimanfaatkan untuk konser musik dan parade militer. Berbagai pameran seni juga bakal digelar di gedung unik ini. andika hendra m

Minggu, 19 Juni 2011

KANAN DAN KIRI

Saya sendiri sudah lama menyimpan tulisan ini, mungkin hampir 4 bulan yang lalu. Saya juga lupa mengapa saya beri judul kanan dan kiri. Tapi tidak ada salahnya berbagi, karena saya rasa ini bukan berita yang hanya berlaku untuk satu hari saja, bisa dibaca kapanpun. Sambil minum kopi atau minum teh. :D

Sangat menarik artikel yang saya baca di harian seputar indonesia ysng ditulis oleh seorang Guru Besar Fakultas Psikologi UI. Artikel tersebut berjudul dari timur ke barat. Dari keseluruhan artikel tersebut yang menarik adalah menyoal perbedaan antara Timur dan Barat. Artikel tersebut juga memberikan contohnya, Yang membedakan Barat dan Timur adalah cara berpikirnya. Gerard Hendrik Hofstede,seorang sosiolog Belanda, pernah mengadakan penelitian di sebuah perusahaan multinasional yang punya cabang di berbagai negara Barat (Eropa Barat dan Amerika Utara) dan Timur (Asia dan Amerika Latin), dan menemukan empat perbedaan antara para pegawai di Barat dan di Timur. Pertama,orang Barat lebih individualis, sedangkan orang Timur kolektivis (CEO Amerika memutuskan sendiri,sedangkan CEO Jepang perlu rapat dulu berkalikali). Di Timur jarak kekuasaan (power distance) lebih kuat ketimbang di Barat (di Indonesia staf harus menghadap pimpinan untuk melapor,di Barat cukup melalui telepon). Perbedaan ketiga adalah bahwa orang Barat lebih maskulin (kompetitif, ambisi, prestasi), sementara di Timur orang lebih feminin (jaga hubungan baik,jaga perasaan orang,dan tidak boleh terlalu terbuka). Akhirnya, kata Hofsetede, orang Barat lebih berani ambil risiko dalam ketidakpastian ketimbang orang Timur.
Hampir semua orang pernah merasakan perbedaan ini, terutama mereka yang bergaul dengan komunitas timur maupun barat. Menyoal power distance, saya sebagai mahasiswa sering mengalaminya. Beberapa dosen (banyak) yang tidak ingin di-sms oleh mahasiswanya, dosen tersebut hanya mau menjawab telepon jika mahasiswa butuh bertemu dengannya. Dosen seolah-olah tidak paham bahwa kantong mahasiswa terbatas. Untuk sms saja, masih harus minta kanan-kiri, apalagi telepon. Mereka seolah-olah “Gila hormat” kata para mahasiswa. Oleh karena power distance yang tinggi tersebut, terkadang mahasiswa enggan berdekatan dengan dosen, fenomena unik ini dapat dilihat saat berada di lift. Jika lift cukup kosong, mahasiswa akan memilih berdiri jauh dari dosennya, baik yang sudah dikenal apalagi yang belum. Mahasiswa masih harus tegur sapa saat bertemu dosen, setidaknya menundukkan kepala sekedar menunjukkan rasa hormat. Mungkin itulah salah satu kelebihan Timur, rasa hormat masih dijunjung tinggi. Adalagi peraturan tidak tertulis bahwa mahasiswa dilarang duduk-duduk di kursi lobby yang empuk itu. “Memang kalian tamu, duduk-duduk disana” kata salah satu dosen. “.....” kata mahasiswa. Semoga hal tersebut tidak terjadi di universitas lain.

Sayangnya, hal itu (mahasiswa yang ......) terbawa hingga perkuliahan, sehingga cukup jarang mahasiswa yang menentang pendapat dosennya, demi menjaga rasa hormat dan aman. Mahasiswa akan merasa aman dalam hal nilai apabila ia cari aman dengan dosennya, angguk-angguk kepala saja.

Mungkin hal yang telah saya paparkan tersebut tidak berlaku disemua universitas. Dosen yang mengajar di universitas yang berbeda pun mengakui perbedaan tersebut. Tetapi saya rasa, sebagus dan seterbuka apapun universitasnya, pasti ada dosen model semacam itu. Memang perlu diteliti lebih lanjut mengenai hal tersebut. Adakah yang berminat untuk menelitinya, bagaimana fenomena power distance ini berlangsung, yah mulai dari contoh terkecil yaitu keseharian kita? Pertanyaannya apakah power distance yang jauh dapat dibenarkan atas nama sopan santun?